Di sebuah gang sempit yang kalau malam lebih sunyi daripada grup keluarga setelah debat politik, berdirilah sebuah rumah kos tua bernama Kos Melati. Nama Melati terdengar anggun dan harum, tetapi kondisi bangunannya lebih mirip kenangan mantan yang belum sempat direnovasi.
Cat temboknya mengelupas, pagar depannya berdecit seperti sedang curhat, dan lampu terasnya berkedip-kedip tanpa alasan jelas. Meski begitu, kos tersebut selalu penuh penghuni karena harga sewanya murah. Sangat murah sampai para mahasiswa rela mengabaikan SITUS BOBATOTO berbagai cerita mistis yang beredar.
Konon, Kos Melati dihuni oleh sosok hantu perempuan yang dijuluki warga sekitar sebagai Hantu Tobrut.
Tidak ada yang tahu siapa pertama kali memberi nama itu. Yang jelas, julukan tersebut menyebar lebih cepat daripada gosip artis cerai.
Awalnya, para penghuni kos menganggap cerita itu hanya lelucon.
Sampai suatu malam, Beni mengalami kejadian aneh.
Beni adalah mahasiswa semester akhir yang terkenal santai. Saking santainya, deadline skripsi dianggap seperti iklan di YouTube—bisa ditunda terus.
Malam itu ia sedang begadang mengerjakan bab revisi sambil makan mi instan RTP BOBATOTO.
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dari lorong.
Tok.
Tok.
Tok.
Beni melirik jam.
Pukul dua pagi.
“Pasti Pak RT patroli,” gumamnya.
Lalu ia sadar.
Tidak mungkin Pak RT patroli sambil memakai sepatu hak tinggi.
Tok.
Tok.
Tok.
Suara itu semakin dekat.
Beni mulai merinding.
Perlahan ia membuka pintu kamar.
Lorong kos tampak kosong.
Namun di ujung lorong berdiri sesosok perempuan berambut panjang memakai gaun putih BOBA TOTO GACOR.
Beni langsung membeku.
Perempuan itu menoleh perlahan.
Matanya sayu.
Wajahnya pucat.
Aura mistisnya sangat kuat.
Lalu perempuan itu berkata dengan suara lirih.
“Mas… ada pulsa?”
Beni terdiam.
“Hah?”
“Ada pulsa? Paket data aku habis.”
“Loh, Mbak hantu?”
“Iya.”
“Hantu kok butuh paket data?”
“Aku juga mengikuti perkembangan zaman, Mas.”
Sejak malam itu, Beni sadar bahwa Hantu Tobrut ternyata berbeda dari hantu-hantu pada umumnya.
Kalau hantu lain suka menakut-nakuti orang, Hantu Tobrut justru sering merepotkan orang.
Suatu ketika, Joko yang tinggal di kamar nomor tujuh sedang mencuci pakaian.
Saat ia menjemur baju, tiba-tiba muncul sosok perempuan melayang di samping jemuran.
Joko langsung menjerit.
“Aaaaa!”
Perempuan itu ikut kaget.
“Aaaaa!”
Mereka sama-sama berteriak hampir satu menit.
Akhirnya Joko berkata, “Mbak siapa?”
“Aku Hantu Tobrut.”
“Oh.”
“Oh?”
“Kok nggak seram?”
“Aku sudah capek dianggap seram.”
“Terus kenapa muncul?”
“Pinjam penjepit baju dua biji.”
Joko terdiam lama.
“Untuk apa?”
“Gaunku jatuh terus kena angin.”
Sejak itu reputasi Hantu Tobrut semakin membingungkan SITUS BOBA TOTO.
Kadang ia muncul di dapur bersama penghuni kos.
Kadang nongkrong di dekat dispenser.
Kadang ikut antre kamar mandi.
Yang paling aneh, dia sering memberi komentar terhadap masakan penghuni kos BOBATOTO.
Suatu pagi, Rian memasak telur goreng.
Tiba-tiba terdengar suara dari belakang.
“Kurang garam.”
Rian menoleh.
Hantu Tobrut berdiri sambil menyilangkan tangan.
“ASTAGA!”
“Kurang garam,” ulangnya.
Rian menambahkan sedikit garam.
Hantu itu mencicipi dari kejauhan.
“Nah, sekarang enak.”
“Emangnya hantu bisa ngerasain makanan?”
“Bisa mencium aromanya.”
“Kalau salah masak?”
“Aku kasih rating satu bintang.”
Anehnya, semua masakan yang dikritik Hantu Tobrut memang jadi lebih enak setelah mengikuti sarannya.
Lama-kelamaan para penghuni kos SITUS BOBATOTO mulai terbiasa.
Bahkan mereka membuat grup WhatsApp bernama “Warga Kos dan Hantu”.
Hantu Tobrut tentu saja tidak punya nomor.
Tetapi setiap ada pesan penting, entah bagaimana dia selalu tahu.
Suatu malam listrik kos mati total.
Semua penghuni panik.
Lorong gelap gulita.
Suasana langsung menyeramkan.
“Ini pasti ulah makhluk halus BOBATOTO LOGIN!” kata seseorang.
Tiba-tiba terdengar suara Hantu Tobrut.
“Jangan nuduh sembarangan!”
“Mbak?”
“Meterannya habis.”
“Hah?”
“Iya. Dari tadi aku lihat tulisannya token listrik rendah.”
Akhirnya mereka mengecek meteran.
Benar saja.
Token listrik habis.
Semua penghuni terdiam malu.
Mereka baru saja menuduh hantu tanpa bukti.
Meski sering membantu, Hantu Tobrut juga punya kebiasaan yang bikin kesal.
Dia suka muncul saat orang sedang video call.
Pernah suatu malam Beni sedang video call dengan pacarnya.
Tiba-tiba Hantu Tobrut lewat di belakang sambil membawa ember.
Pacar Beni langsung menjerit.
“ITU SIAPA?”
Beni panik.
“Bukan siapa-siapa!”
Hantu Tobrut melambai ke kamera.
“Halo.”
Sambungan langsung terputus.
Besoknya Beni harus menjelaskan selama dua jam bahwa dirinya tidak tinggal bersama perempuan misterius.
Puncak kekacauan terjadi ketika warga sekitar mengadakan lomba malam keberanian.
Pesertanya harus masuk ke Kos Melati sendirian selama sepuluh menit.
Hadiahnya cukup besar.
Karena itu banyak pemuda kampung ikut serta.
Peserta pertama baru masuk dua menit sudah keluar sambil menangis.
Peserta kedua pingsan.
Peserta ketiga kabur tanpa sandal.
Panitia bingung.
Padahal para penghuni kos merasa malam itu biasa saja.
Mereka akhirnya memeriksa rekaman CCTV.
Dan di situlah penyebabnya terungkap.
Ternyata Hantu Tobrut iseng.
Dia sengaja muncul di belakang peserta sambil membawa papan bertuliskan:
“Selamat Datang. Anda Sedang Diprank.”
Bukan cuma itu.
Dia juga memainkan suara tawa dari speaker Bluetooth yang ditemukan di gudang.
Para penghuni kos langsung protes.
“Mbak, itu keterlaluan!”
Hantu Tobrut tertawa malu.
“Maaf. Aku bosan.”
“Orang sampai pingsan!”
“Yang itu di luar prediksi.”
Sebagai hukuman, para penghuni kos meminta Hantu Tobrut membantu bersih-bersih selama seminggu.
Anehnya, ia setuju.
Dan hasilnya luar biasa.
Dalam tiga hari, gudang yang tadinya menyeramkan berubah rapi.
Lorong kos bersih.
Dapur mengilap.
Bahkan sarang laba-laba lenyap tanpa bekas.
“Kenapa Mbak rajin banget?” tanya Joko.
Hantu Tobrut tersenyum.
“Dulu waktu masih hidup, aku paling suka beres-beres.”
Untuk pertama kalinya, semua penghuni terdiam.
Mereka sadar bahwa di balik segala tingkah kocaknya, Hantu Tobrut juga pernah menjadi manusia biasa.
Sejak saat itu hubungan mereka semakin akrab.
Kos Melati tidak lagi dikenal sebagai kos paling angker di kampung.
Justru terkenal sebagai kos paling unik.
Orang-orang datang hanya untuk mendengar cerita tentang penghuni tak kasat mata yang suka memberi kritik masakan, meminjam penjepit baju, dan sesekali membuat prank receh.
Kalau malam tiba, kadang terdengar suara tawa dari dapur.
Bukan suara seram.
Bukan suara menakutkan.
Melainkan suara para penghuni kos yang sedang mengobrol bersama Hantu Tobrut sambil menikmati mi instan.
Dan jika ada tamu baru bertanya, “Benarkah di sini ada hantu?”
Para penghuni biasanya menjawab santai.
“Ada.”
“Seram nggak?”
“Kadang.”
“Kadang kenapa?”
“Kadang dia lebih menyeramkan kalau lagi minta utang pulsa.”
Lalu dari ujung lorong akan terdengar suara protes.
“Heh! Aku belum bayar yang kemarin, ya?”
Dan seluruh penghuni kos pun tertawa, sementara Hantu Tobrut ikut tertawa paling keras, membuktikan bahwa tidak semua cerita hantu harus berakhir dengan jeritan. Ada juga yang berakhir dengan tagihan pulsa yang belum lunas.